Menurut Kantor Berita ABNA, Emmanuel Macron, Rabu (12/8) dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Iran meminta Tehran tidak mencampuri urusan dalam negeri Lebanon.
Dalam kontak telepon itu Macron memperingatkan Hassan Rouhani agar Tehran tidak mencampuri urusan internal Lebanon di saat negara ini sedang merekonstruksi diri pasca ledakan minggu lalu.
Ia menambahkan, penting bagi seluruh kekuatan yang terkait untuk menghindari campur tangan asing, dan mendukung sebuah pemerintahan yang bisa mengelola krisis ini.
Macron adalah pemimpin dunia pertama yang mendatangi Beirut tidak lama setelah insiden ledakan di pelabuhan kota itu. Dalam lawatannya ke Lebanon, Presiden Prancis terang-terangan mengintervensi urusan internal negara itu dengan memberi perintah kepada pemerintahnya. (HS)
342/